KONSEP DIRI PENYINTAS KUSTA DI PUSKESMAS LASEM : STUDI FENOMENOLOGI

Gardha Rias Arsy, Mugiyarto Mugiyarto, Sri Hindriyastuti

Abstract


ABSTRAK

Latar Belakang: Konsep diri yang positif dapat disejajarkan dengan evaluasi dan penerimaan diri yang positif (Arsy & Hindriyastuti, 2022). Individu dengan penilaian diri yang tinggi secara umum dapat menerima diri mereka sendiri dengan baik.  Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hariyanto (2021) yang menyatakan bahwa pada penderita kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Kasiyan Kabupaten Jember seluruhnya menunjukkan konsep diri positif (100%), dimana 43,3% menyatakan interaksi social yang baik dan 56,7% menyatakan interaksi sosial yang cukup. Didukung dengan penelitian yang dilakukan oleh Mahanani (2020) yang menemukan dimana pada penelitianya menemukan bahwa sebagian besar penderita kusta memiliki konsep diri negatif mengalami disabilitas tingkat 1 tetapi tidak mengalami kecacatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri penyintas kusta. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode fenomenologi interpretative. Teknik pengambilan data dengan cara Purposive Sampling yang ditetapkan dengan sampel sebanyak 9 partisipan. Hasil: Hasil penelitian dari indept interview didapatkan beberapa tepa yaitu 1)Ditinggalkan Keluarga Karena Penyakit Yang Diderita, 2) Menerima Stigma Negative Dari Masyarakat, 3) Menerima Bahwa Penyakit adalah Pemberian Tuhan. Simpulan: Konsep diri dari penyintas kusta di puskesmas lasem harus berjuang untuk melawan stigma mengenai penyakit kusta. Partisipan berusaha menerima dan memberikan afirmasi positif pada dirinya bahwa keadaan tersebut merupakan pemberian Tuhan.

 


Keywords


Kata Kunci: konsep diri, penyintas kusta, studi fenomenologi

Full Text:

PDF

References


Arsy, G. R., Ansori, M., Winarsih, B. D., & Hindriyastuti, S. (2025). PENGARUH TERAPI MINDFULNESS SPIRITUAL ISLAM PADA KUALITAS HIDUP PASIEN CHF ( CONGESTIVE HEART FAILURE ). 4(2), 157–163.

Arsy, G. R., & Hindriyastuti, S. (2022). Self-Concept Disorder Caused By Negative Stigma From Society Towards Someone Who Has Experienced Covid-19. Nurse and Health: Jurnal Keperawatan, 11(1), 96–102. https://doi.org/10.36720/nhjk.v11i1.314

BPS Provinsi Jawa Tengah. (2022). Jumlah Kasus Penyakit Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Penyakit di Provinsi Jawa Tengah, 2019. Diakses pada tanggal 25 september 2022 pada https://jateng.bps.go.id/statictable/2020/07/20/1875/jumlah-kasus-penyakit-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-penyakit-di-provinsi-jawa-tengah-2019.html.

Djuanda, Adhi, Prof. DR. dr. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi Ketujuh. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.; 2015 Halaman : 87-102.

Hariyanto,Dodik. (2021). Hubungan Konsep Diri Dengan Interaksi Sosial Pada Penderita Kusta Di Wilayah Kerja Puskesmas Kasiyan Kabupaten Jember.Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2012).Pedoman Nasional Program Pengendalian Penyakit Kusta. Jakarta: Kemenkes RI

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.(2018). Infodatin Hapuskan Stigma dan Diskriminasi Terhadap Kusta. Jakarta: Kemenkes RI

Kemenkes RI.(2021). Profil Kesehatan Indonesia.Jakarta.

Mahanani. (2020). Analysis Of Disability And Stigma On Self -Concept On Leprosy Patients. Jurnal Ilmiah Kesehatan Strada, 9(2).

Profil Kesehatan Jateng.(2019). Profil Penyakit dan Kesehatan di Jawa Tengah. Jateng

Sugiyono (2011). Metode penelitian kuntitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta

World Helath Organization. Leprosy Elimination [internet]. USA: World Health Organization's Association; 2018 [diakses tanggal 15 Oktober 2022]. Tersedia dari: www.who.int/lep/el.




DOI: https://doi.org/10.31596/jprokep.v13i1.239

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Profesi Keperawatan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats